Kamis, 31 Maret 2011

JURNALISTIK RADIO


Arsip untuk Kategori 'jurnalistik radio'

03
Nov
10

Meneropong Liputan Bencana


Tulisan ini adalah pandangan subyektif saya pribadi saat menonton pemberitaan mengenai bencana di televisi. Performance sejumlah reporter dalam memberikan laporan bencana, khususnya bencana letusan Gunung Merapi, seharusnya bisa lebih dimaksimalkan. Apakah mungkin reporter-reporter yang diturunkan untuk meliput bencana adalah reporter yunior? Ada beberapa hal yang seharusnya segera dievaluasi dan bisa di jadikan contoh bagi jurnalis radio agar hal yang sama tidak terulang.
1. Tidak runtut dalam menyampaikan laporan
Laporan yang dituturkan tidak rapi atau kadang penuturan berulang-ulang menyampaikan sesuatu yang sudah disampaikan dalam 2 – 3 kalimat sebelumnya. Penuturan semakin berantakan saat reporter harus menyampaikan laporan disaat yang bersangkutan mengalami kepanikan. Hal ini seharusnya bisa dihindari jika reporter mau meluangkan waktu beberapa saat sebelum waktu siaran langsung yang sudah disepakati bersama untuk Continue reading ‘Meneropong Liputan Bencana’
27
Okt
10

Digital Convergence

Tahun ini, Voice of America – VOA kembali menyelenggarakan Affiliates Conference, sebuah konferensi bagi radio, televisi dan online yang menjadi mitra dalam menyiarkan acara-acara VOA.
Konferensi yang kali ini diselenggarakan di Bandung, mengangkat topik yang belakangan menjadi trend di kalangan media seluruh dunia, Digital Convergence 101: The Challenge of New Media.
Undangan dari VOA yang mengajak saya untuk berbagi pengalaman dengan teman-teman media, mengingatkan saya dengan tren yang terjadi beberapa tahun silam saat era internet mulai mewabah di Indonesia. Saat itu tarif berlangganan internet masih mahal, namun pendengar di sejumlah radio Continue reading ‘Digital Convergence’
24
Okt
10

Keberpihakan Media

Sebagian orang menilai, sejumlah media di Indonesia saat ini sudah tidak netral lagi. Tentu saja hal ini berkaitan dengan situasi politik yang ada di Indonesia. Padahal semestinya, media bisa berdiri diluar lingkaran politik itu agar netralitasnya tetap bisa terjaga. Menurut sejumlah pengamat, hal ini diakibatkan oleh faktor kepemilikan dari sejumlah media besar di Indonesia.
Melihat kondisi ini, seperti yang ditulis oleh detik.com, aktivis Lembaga Konsumen Media – Srikir Syah – Continue reading ‘Keberpihakan Media’
19
Okt
10

Era Baru Radio Berita

Baru menikmati udara bebas pasca reformasi 98, radio berita saat ini harus berpikir keras untuk menarik pendengar yang hanyut diterjang banjir informasi. Tidak bisa dipungkiri, jumlah radio saat ini bertambah banyak dengan berbagai pilihan format siaran, demikian juga media lain pun banyak bermunculan, mulai tv nasional dan lokal, banyak pilihan tv berlangganan, koran nasional dan lokal, hingga internet mulai dari portal berita sampai blog dan social media yang memungkinkan semua orang dengan mudah mengakses informasi dan menjadi publikator berita serta jurnalis warga.
Beberapa tahun lalu, radio masih menjadi salah satu sumber informasi, terutama di daerah. Pada saat itu, kita menyajikan berita dengan runtut, komplit dilengkapi suara narasumber dan sebagainya. Namun sekarang, apakah radio cukup hanya menyajikan informasi dalam bentuk yang sama seperti beberapa tahun lalu? Jawabnya tidak. Mungkin hal ini belum terjadi, tapi besar kemungkinan akan terjadi. Keunggulan radio menyajikan informasi dengan cepat  yang tak terpungkiri, saat ini telah tersaingi oleh kecepatan berita internet. Kondisi ini memaksa kita untuk tidak bisa berlama-lama bermain di kolam yang sudah keruh dengan menyajikan konten berita dalam kemasan baru.
Continue reading ‘Era Baru Radio Berita’
15
Jul
10

You, Your Community and Me

Saat browsing, saya menemukan sebuah link di website radio Amerika - Voice Of America. Link ini menghantar saya ke sebuah website yang nampaknya masih dalam proses uji coba bernama MyVOA. Melalui website ini VOA berusaha membangun jejaring sosial bagi komunitas pendengarnya di seluruh dunia.
Selain bisa mencari teman dan menemukan berita-berita yang dipublikasikan oleh VOA, baik dalam bentuk text, audio maupun video, anggota komunitas juga bisa mengunggah tulisan di blog, foto dan video mereka. Bagi mereka yang sudah terbiasa dengan Facebook, tentunya sudah tidak asing lagi dengan fasilitas-fasilitas ini.
Tidak berhenti disitu, situs ini juga menyediakan fasilitas forum diskusi, sehingga kita bisa mendiskusikan topik-topik hangat yang sedang terjadi serta mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dalam English Forum Community. Continue reading ‘You, Your Community and Me’
12
Jul
10

No News is a News

Di saat terjadi peristiwa besar yang terjadi seketika dan di luar dugaan, seperti penangkapan teroris atau kecelakaan kereta api beberapa waktu lalu, media radio tidak ketinggalan mengirimkan tim peliputan untuk memberikan laporan mengenai apa yang terjadi di lapangan.
Dalam keadaan genting seperti ini diperlukan kesiapan dari para reporter – khususnya reporter di daerah di mana peristiwa tersebut terjadi. Untuk peristiwa sejenis ini, bagi saya kecepatan dan kesigapan adalah hal yang tidak bisa di tawar. Sangat disayangkan jika saat mendapat order tentang sebuah peristiwa yang perlu segera diliput, koordinator liputan kesulitan mencari reporter untuk berangkat. Continue reading ‘No News is a News’
16
Jun
10

Bola 2010

Media tidak bisa lepas dari pemberitaan Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan. Kejuaraan sepak bola sedunia ini memang diminati oleh banyak orang, seperti yang diungkap dalam survey Nielsen:
“In the Asia Pacific region, Indonesians declares themselves the most avid followers of football with more than half (54%) saying they are fans of the game, followed by Vietnamese (52%) and Indians (47%).  But the appeal of the World Cup finals appears to reach far beyond football’s usual fan base – the Nielsen figures reveal that in all Asia Pacific countries, intent to follow the World Cup is much higher than the traditional football fan base.  Countries with the highest level of intent to follow the finals were South Korea (76%), Vietnam (68%) and China (65%).” Continue reading ‘Bola 2010′
19
Mei
10

Media Hoax ???

Kemarin sempat mendapat kabar duka dari sebuah media online dan televisi berita, bahwa seorang seniman besar Indonesia meninggal dunia. Namun beberapa waktu kemudian, berita tersebut diralat karena sang seniman masih hidup meskipun dirawat di sebuah rumah sakit.
Menurut saya, kesalahan media online dan televisi tersebut adalah tidak melakukan recheck saat mendapatkan informasi. Seharusnya, media tersebut bisa merubah isu menjadi fakta jika mau menunda sejenak nafsu untuk menjadi yang tercepat dalam menyajikan berita.
Saya membandingkan dengan apa yang dilakukan oleh rekan-rekan di sejumlah radio, begitu mereka menerima informasi tersebut, yang mereka lakukan adalah melakukan Continue reading ‘Media Hoax ???’
13
Apr
10

Jurnalistik Topeng

Salah satu TV berita di Indonesia baru-baru ini tersandung kasus rekayasa narasumber yang berawal dari laporan POLRI ke Dewan Pers atas adanya dugaan rekayasa berita di sebuah acara berita pagi 18 Maret 2010.
Menurut polisi, narasumber bertopeng yang muncul dalam acara tersebut adalah seseorang yang dibayar oleh pihak televisi untuk berpura-pura menjadi makelar kasus yang telah beroperasi selama 12 tahun di Mabes Polri. Tentu saja pihak televisi membantah bahwa pihaknya telah membuat rekayasa terhadap berita.
Banyak spekulasi yang muncul dari kasus ini. Ada yang menduga, kasus ini sengaja dilempar untuk menjatuhkan nama baik stasiun televisi tersebut atau komentar yang mengatakan bahwa stasiun televisi itu menjadi pelanduk yang ada ditengah dua gajah yang sedang bertarung.
Di luar benar tidaknya isu yang beredar, bagi saya, stasiun televisi itu kurang mempertimbangkan resiko dari apa yang mereka lakukan. Di satu sisi, media memang wajib melindungi identitas narasumber jika diperlukan dan atas permintaan narasumber. Namun di sisi lain, media bisa dituduh menyajikan informasi yang tidak jelas jika dengan sengaja mengaburkan narasumber – termasuk dengan menutupi wajah narasumber menggunakan topeng, menyembunyikan wajar narasumber, hingga memodifikasi suara narasumber dengan menggunakan voice processor. Continue reading ‘Jurnalistik Topeng’
07
Apr
10

Radio 2.0 is NOW!

Facebook, nama yang tidak asing lagi. Di awal mengenal situs jejaring sosial ini sekitar 2 hingga 3 tahun lalu, Facebook masih beranggotakan mereka dari kalangan usia dewasa muda sekitar usia 20an tahun keatas. Sedangkan mereka yang dari kalangan remaja, masih bermain di Friendster. Seiring dengan waktu, jumlah anggota Facebook semakin bertambah banyak dan pasarnya pun semakin luas, mulai dari anak SD hingga kakek-nenek, mulai dari penjual koran hingga pemilik perusahaan besar.
Perkembangan ini didukung dengan semakin mudah dan semakin murahnya akses internet, membanjirnya handphone murah buatan China dan tentunya promosi gencar dari hampir semua operator selular yang memasukkan feature facebook sebagai salah satu nilai jual dalam program bundling yang mereka tawarkan.
Banyak orang tertarik dengan Facebook, karena Facebook berhasil Continue reading ‘Radio 2.0 is NOW!’



B r o a d c a s t o l o g y

M y F a c e b o o k

M y T w i t t s

Flickr Photos

market

incomplete

Gren Garden

Borobudur

parkeerplaats

More Photos
Follow radioclinic on Twitter

JANGAN ASAL COPY - PASTE



Berbagai karya di blog, boleh-boleh saja dikutip atau dimanfaatkan untuk berbagai keperluan lainnya. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemiliknya, atau paling tidak menyebutkan sumbernya: RadioClinic dot com. Terimakasih.

The copyright of the articles in this blog is owned by Alex Santosa. Permission to republish in print or online must be granted by the author in writing.

Creative Commons License
Hak cipta blog ini dilindungi oleh Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 United States License.

Add to Technorati Favorites

Join Radioku Community at MyBloglog!

B e z o e k e r s


tracker

S t a t

  • 275,639 hits

R a d i o p i n i


Media apa yang menjadi sumber informasi anda?
Quantcast

A r c h i v e s

PASFM – Blackberry

Untuk mendengarkan siaran PASFM langsung di Blackberry, silahkan klik link Nobex Radio di bawah ini:
Nobex Radio Companion

T r a c k e r




Tidak ada komentar:

Posting Komentar